JERMAN TODAY- Teknologi robot kian canggih, sehingga bukan tidak mungkin akan semakin banyak robot mengambil alih pekerjaan manusia di masa depan. Menurut pendiri Microsoft Bill Gates, ketika nantinya robot menggantikan manusia, mereka harus diperlakukan sama dengan pekerja manusia, yakni dikenai pajak.

“Saat ini, katakanlah pekerja manusia diupah USD 50 ribu di sebuah pabrik. Upah tersebut sudah dikenai pajak dan Anda pun mendapat penghasilan yang dipotong pajak, pajak keamanan sosial dan pajak lainnya. Jika robot melakukan hal yang sama, saya pikir robot pun harus dikenai pajak yang sama,” ujar Bill Gates seperti dikutip dari Ubergizmo, Senin (20/2/2017).

Baca Juga :  Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid di Pakistan Tewaskan 25 Orang

Bill Gates bukan satu-satunya orang yang menyarankan kewajiban pajak bagi robot. Di Eropa, telah dibuat rancangan undang-undang yang akan mengharuskan robot terdaftar dalam pemerintahan sehingga nantinya akan dimintai kompensasi atas kerugian pada pekerja manusia yang disebabkan oleh robot, termasuk kehilangan pekerjaan.  Rancangan undang-undang ini juga merekomendasikan Komisi Eropa mengharuskan pemilik robot membayar pajak atau berkontribusi untuk jaminan sosial. Di Amerika Serikat sendiri tercatat setidaknya ada 80 juta pekerjaan yang berisiko digantikan oleh robot. Pekerjaan yang berpotensi dialihkan ke otomatisasi umumnya adalah yang diupah rendah.(Yuska Apitya/bbc)

Baca Juga :  Korban Bom Bunuh Diri di Pakistan Mengalami Trauma