BOGOR TODAY- Dua sekolah di Kota Bogor menyatakan siap mengikuti penilaian Sekolah Adiwiyata tahun 2017. Kesiapan itu diutarakan masing-masing oleh Kepala SMP Negeri 5 Bogor, Warsadi dan Kepala SMK Tri Dharma 2 Kota Bogor, Khairul Saleh. Mereka menyatakan kesiapan itu usai menandatangani perjanjian kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) di ruang kerja Bagian Kerjasama Pemerintah Kota Bogor, Jumat (24/2).

Baca Juga :  Lomba Pramuka Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Bogor Digelar

Di dalam kerjasama tersebut terdapat klausul tentang pemasangan alat Centre for Climate Risk and Opportunity Managemen (CCROM) oleh IPB di kedua sekolah tersebut. Tujuannya untuk memantau penggunaan listrik. Menurut Warsadi, kerja sama ini memberikan semangat tersendiri pada warga SMPN 5 Bogor dalam menghadapi penilaian sekolah Adiwiyata. “Alat monitor listrik tersebut tentu berguna bagi sekolah kami, terlebih dalam mengikuti penilaian adiwiyata nanti,” katanya.