JAKARTA TODAY- Ekonomi Arab Saudi tumbuh tidak terlalu menggembirakan dalam beberapa tahun terakhir ini. Apalagi tren pertumbuhan ekonominya melambat. Jadwal Investment memprediksi ekonomi Arab Saudi hanya akan tumbuh 0,2% tahun ini. Angkanya lebih lambat dibandingkan tahun 2016 sebesar 1,4% dan tahun 2015 sebesar 4,1%.

Baca Juga :  Rumah Mewah Tempat Pabrik Obat Keras Ilegal di Padalarang dan Lembang KBB Digerebek Polisi

Bandingkan dengan ekonomi Indonesia yang tumbuh hingga 5% di 2016 dan tahun ini diprediksi masih akan tumbuh di atas 5%. Rendahnya harga minyak dunia masih menjadi faktor utama ekonomi Arab Saudi melambat. Selama ini negara di Timur Tengah itu mengandalkan ekonomi dari penjualan minyak. Akibat masih rendahnya harga minyak, bulan Januari lalu Arab Saudi mengalami deflasi untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir. Ada deflasi tercatat sebesar 0,4% di Januari.