JAKARTA TODAY- Pemerintah Turki memang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa luar negerinya yang berminat belajar di Turki. Informasi terkait itu bisa diakses pada www.turkiyeburslari.gov.tr. Namun, Anda juga bisa berkuliah secara mandiri, tanpa harus mendapatkan beasiswa.

Menurut wakil rektor Uludag University, Prof Dr Eray Alper, berkuliah di Uludag University tidak memerlukan biaya yang mahal. Malahan, biayanya cukup terjangkau bila dibandingkan dengan kampus-kampus dalam negeri Indonesia.

“Kami yakin, mahasiswa Indonesia rasanya tak memerlukan beasiswa apa pun (untuk berkuliah di Uludag University),” ujar dia.

Tidak ada uang pangkal untuk mengawali studi di Uludag University, melainkan hanya SPP (tuition fees) yang cukup terjangkau. Misalnya, untuk Fakultas Teologi Islam tahun akademik 2017-2018, dengan program harian kelas rutin (daytime program). Mahasiswa Uludag University hanya memerlukan dana 420 euro atau setara Rp 5,9 juta per tahun. Ini tentunya cukup terjangkau bagi kalangan Indonesia.

Baca Juga :  Jalan Tanah Menuju Sekolah, Siswa Harus Melepas Sepatu Saat Turun Hujan

Pendaftaran pun cukup mudah dilakukan. WNI tidak usah pergi ke Turki karena tes bisa dilakukan di Jakarta. Hal ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Pendidikan Indonesia-Turki dengan Uludag University.  Pada 2017, Uludag University membuka peluang bagi 1.500 mahasiswa non-Tukri. Para peminat tidak diminta beberapa persyaratan semisal wawancara, nilai TOEFL/IELTS, dan esai. Mereka hanya perlu lolos ujian masuk agar bisa mendapatkan kursi kuliah di Uludag University.

Baca Juga :  Dokter Rayendra Ajak Pelajar SMAN 7  Sukses Usaha Lewat Medsos

Berkuliah di Uludag University lebih banyak menggunakan bahasa Turki. Terkait ini, Prof Alper menjelaskan, ada kursus bahasa Turki di Tomer milik Uludag University. Kursus ini berlangsung selama satu tahun akademik dan bisa diikuti oleh mahasiswa baru dari negara mana pun.