
Selain itu, Bulog punya stok gula sebanyak 250.000 ton. Nantinya menjelang puasa akan ada tambahan pasokan 200.000 ton dari stok gula yang dimiliki PT Perkebunan Nusantara (PT PN) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia.
Sehingga totalnya akan ada stok gula 450.000 ton.
“Kita pernah importasi raw sugar untuk diolah bekerja sama dengan swasta, GKP (gula kristal putih) hasil olahannya diambil jadi stok Bulog, jadi stoknya sampai Rp 450.000 ton hingga menjelang puasa,” ujarnya.
Untuk cabai dan bawang merah harganya saat ini sedang jatuh, pemerintah meminta Bulog untuk menyerapnya dari petani agar harga tidak terlalu jatuh. Saat ini Bulog tengah mencari sentra produksi cabai dan bawang merah untuk melaksanakan tugas tersebut.
“Kita sedang mencari sentra produksi cabai dan bawang merah, intinya Bulog sebagai operator kita sudah siap menghadapi hari besar keagamaan khsusnya menjelang puasa dan lebaran,” imbuhnya.
Bulog sendiri telah memiliki 10.000 Rumah Pangan Kita yang tersebar secara nasional atau sebagai tempat pendistribusian bahan pokok ke masyarakat. Bulog juga bekerja sama dengan beberapa distributor untuk mendistribusikan barang. (Yuska/dtk)













