
BNPT sendiri juga sangat mengapresiasi metode yang digunakan Arab Saudi dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme, dan metoda tersebut juga menjadi contoh bagi Indonesia dalam menanggulangi radikalisme dan terorisme.
“Namun demikian penanggulangan terorisme di Indonesia harus tetap sesuai dengan standar hukum, Hak Asasi Manusia (HAM) dan juga nilai-nilai kemanusiaan termasuk nilai-nilai agama,” ujar mantan kabareskrim Polri ini.
Sementara itu Kepala Kepolisian Saudi Arabia dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pemerintah Arab Saudi dan Indonesia sendiri telah menandantangi MoU kerjasama dalam bidang pengamanan yakni bersama Kepolisan Republik Indonesaia saat kunjungan raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia bulan Maret lalu.
“Di dalam MoU tersebut ada poin-poin yang bisa di kerjasamakan antara BNPT dengan Kepolisian Arab Saudi yang juga meliputi penanganan terorisme. Oleh karena itu Kepolisian Saudi dan BNPT akan terus melakukan koordinasi dalam pelaksanaan kerjasama ini,” ujar Kepala Kepolisian Arab Saudi. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















