Masjid Attaajirin Jasinga Dibangun Menggunakan Swadaya Pedagang

JASINGA TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengapreasi pedagang Pasar Jasinga yang menyisihkan sedikit rezekinya untuk membangun masjid yang bersebelahan dengan Pasar Jasinga. Pasar tersebut pun diresmikan langsung Bupati Bogor, Nurhayanti saat milad ke 10 Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tohaga Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan, dengan adanya masjid Attaajirin tentunya akan meningkatkan kesalehan sosial para pedagang pasar Jasinga serta masyarakat Jasinga khususnya serta memudahkan untuk melaksanakan ibadah jadi tidak perlu keluar pasar berlama-lama meninggalkan kiosnya.

“Keberadaan Mesjid yang dibangun dengan dana swadaya para pedagang dan donatur mampu memberikan inspirasi semua pihak bahwa niat baik dan jalan kebaikan, Seperti halnya pembangunan masjid ini, pada akhirnya akan memperoleh kemudahan dan kelancaran dalam prosesnya dan monumen kemandirian para pedagang dalam membangun sarana ibadah representatif,” ujarnya.

Sepanjang usianya selama 10 tahun, telah memperoleh pengalaman yang berharga, bahwa yang terpenting dalam menyikapi persoalan persoalan pasar adalah menempuh seluruh prosedur standar operasional yang berlaku secara konsisten, sejak perencanaan, perizinan, penganggaran hingga pelaksanaan pembangunan dan pengelolaannya.

BACA JUGA :  Uji Tanding ke Malaysia, Cabor Anggar Kota Bogor Siap Hadapi Negara-Negara Tangguh Asia

“Perkembangan PD Pasar Tohaga sangat membanggakan dengan mengelola 24 Pasar dari 20 Kecamatan dan beberapa pasar yang sudah dan akan terbangun seperti Pasar Nanggung yang sudah dikerjakan tahun 2016, Pasar Tenjo tahun ini dikerjakan dan pasar Leuwisadeng akan dibangun pada tahun 2018 bahkan pasar Leuwiliang pun akan diperbagus penataan,” katanya.

Kendati pasar – pasar yang berada dalam binaan PD Pasar Tohaga merupakan pasar Tradisional namun harus terus memperhatikan aspek kebersihan, keamanan dan kenyamanan di lingkungan pasar, sehingga kesan pasar tradisional yang kumuh, kotor dan macet dapat dihindari.

“Lakukan penataan yang setara dengan pasar modern, sehingga kondisinya akan terjaga dengan baik, bersih dan teratur serta mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam bertransaksi, baik bagi penjual, pembeli maupun masyarakat pada umumnya,” harapnya.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Turun Langsung ke Sekolah, Program “Kami Mendengar” Perkuat Pendidikan di Kabupaten Bogor

Adapun Direktur Umum PD Pasar Tohaga, Romli Eko Wahyudi mengaku di usianya yang sudah memasuki 10 tahun PD Pasar masih penuh kekurangan baik dalam pelayanan dan juga sarana dan prasarana namun kedepannya PD Pasar Tohaga akan berusaha memperbaikinya.

“Kami akan terus berusaha memajukan ekonomi pasar di Kabupaten Bogor serta secara bertahap meningkatkan sarana dan prasana tentunya,” jelasnya.

Ia pun berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor memperhatikan keberadaan Mall dan Supermarket agar tidak dekat pasar dan dibatasi karena dengan adanya keberadaan keduanya akan membunuh sedikitnya 50 pedagang pasar dan para PKL di sekitaran lingkar pasar pun harus di tata kembali. (Iman R Hakim)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================