
Trainner dari FIB, Yono menerangkan bahwa setiap tindakan di awali terlebih dahulu oleh alasan mengapa dia harus bertindak (purpose of life). Kualitas seseorang dalam menentukan purpose of life ini menentukan juga kualitas dari tujuan seseorang bertindak. “Agar kualitas purpose of life seseorang ini benar dan terarah tentunya perlu ada standar nilai yang dijadikan sebagai acuan. Untuk itu dalam pelatihan ditanamkan inspirasi-inspirasi nilai yang berasal dari spiritual. Karena nilai spiritual dominan bersifat universal, siapa pun dapat menerimanya,†jelasnya.
Lebih lanjut Yono menjelaskan dengan penanaman nilai tersebut maka dengan sendirinya seseorang akan termotivasi untuk melakukan sebuah tindakan dengan sebaik mungkin. “Pelatihan Soft skill berbasis NLP ini di arahkan dalam kontekstual perubahan diri ke arah yang lebih baik. Perubahan yang berdampak dan produktif (impactful self change) ini melibatkan aspek pikiran (mind), jiwa/nurani (Soul), fisik (body),†sambung Yono.
Semua kendali tindakan fisik dicontrol oleh pikiran dan dinilai baik buruk/positif negatifnya oleh nurani/jiwa. Jadi perubahan diri yang dikehendaki akan efektif dan bertahan relatif permanen jangka panjang.
Pelatihan berlangsung dengan atraktif dan melibatkan partisipasi aktif dari para peserta dengan beragam games. Farah Azriana, peserta pelatihan mengaku termotivasi dan mendapatkan banyak ilmu dari pelatihan NLP ini. “Alhamdulillah saya mendapatkan banyak motivasi dan ilmu, trainner sangat baik dalam menyampaikan materi kepada peserta,†jelasnya. (Iman R Hakim)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















