JAKARTA TODAY- Kurangnya pasokan dari India, membuat Renault harus sabar untuk lebih menawarkan mobil Kwid di Indonesia. Saat semua pasokan sudah siap, Renault yakin Kwid akan lebih diterima di Indonesia dengan strategi yang tepat.

“Kalau ditanya soal strategi, Renault akan lebih memfokuskan pada after sales. Karena dengan strategi ini akan membuat konsumen lebih nyaman,” kata Sales & Marketing Division Head Renault Indonesia, Ario Soerjo.

Ario menjelaskan Renault akan tetap memanfaatkan aliansi Renault-Nissan untuk bisa lebih populer di Indonesia.