Menkominfo : Diarang Keras Edarkan Foto Korban Bom di Medsos

JAKARTA TODAY- Jakarta kembali berduka setelah bom meledak di Terminal Kampung Melayu yang menyebabkan lima tewas, dua di antaranya pelaku. Media sosial dan aplikasi pesan instan pun langsung riuh.

Tak lama setelah aksi teror itu, sejumlah foto korban tewas akibat dari ledakan tersebut tampak nyata dan menyebar di sejumlah media sosial seperti Twitter dan WhatsApp.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pun meminta agar masyarakat untuk tidak menyebar atau memviralkan korban bom di Kampung Melayu melalui media manapun.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

“Penyebaran foto seperti memberikan oksigen bagi tujuan memberikan ketakutan kepada masyarakat,” kata Rudiantara.

Berikut tiga imbauan yang dikeluarkan Rudiantara:

1. Jangan sebarkan/viralkan foto Korban di media manapun
2. Penyebaran foto seperti memberi oksigen bagi tujuan membuat ketakutan di masyarakat
3. Dukung dan beri ruang seluasnya bagi polisi untuk bekerja

BACA JUGA :  Api Lahap Tiga Kios Pasar Tohaga Parung, Diduga Korsleting CCTV

Hal senada juga diungkapkan oleh warga bernama Dinda, menurutnya, menyebar foto korban apalagi luka-luka dan tampak tak utuh lagi, tidak membantu sama sekali. Malahan membuat ketakutan dan menambah perih bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

“Di Grup WhatsApp foto korban luka-luka menyebar begitu saja tanpa blur. Ini tidak etis, walaupun sebenarnya maksudnya ingin memberikan informasi,” ujar Dinda, warga Bekasi.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================