
Usmar menjelaskan, acara ini juga pada dasarnya untuk memberikan ilmu kepada para pemilih pemula untuk menentukan pemimpinnya nanti. Pasalnya, indek pendidikan di Kota Bogor sudah diatas rata-rata Jawa Barat sehingga sudah sangat bagus. Hal ini mempunyai arti bahwa masyarakat Kota Bogor tidak perlu lagi di doktrin karena sudah cerdas dan sudah cermat dalam memilih pemimpin yang baik.
Hal terpenting kata Usmar bagi pemimpin dengan memberikan program terkonsep dan terkendali dari mulai perencanaan global sampai detail lalu dipresentasikan kepada masyarakat.
“Biarkan masyarakat yang menilai apakah bisa mewakili apa yang diyakininya atau tidak,” katanya.
Sementara itu, Ketua FMB IPB M. Bagus Taufik Akbar mengatakan, kegiatan ini diinisiasi oleh PMII IPB departemen FMB sebagai edukasi politik. Pasalnya, wpada kegiatan ini menjadi momentum para bakal calon Walikota Bogor mengajarkan berpolitik sekaligus menyampaikan visi dan misi maupun programnya. Tujuannya agar para pemilih pemula bisa memilih calon wali kota terbaik dan acara ini bisa mengedukasi mahasiswa terkait politik dan pilkada 2018 mendatang.
“Kedepan kami berharap acara seperti ini bisa berkelanjutan, minimal satu bulan sekali dan KPU bisa bekerjasama dengan kami dalam mensosialisasikan ini,” pungkasnya.(Yuska Apitya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















