Nilai Proyek LRT Jabodebatek Menyusut Jadi Rp21,7 Triliun

Nantinya, Prasetyo mengatakan, PT SMI akan melakukan perhitungan kembali terkait dengan skema pendanaan, bunga pinjaman, hingga perhitungan masa konsesi yang diberikan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku calon investor.

“SMI minta waktu dua bulan untuk menghitung, mungkin sampai September. Nanti itu dijabarkan bagaimana pembayarannya, berapa bunganya, kemudian bagaimana bentuk legalnya, yang kontrak siapa saja. Antara KAI dan Adhi Karya sudah pasti kontrak, terus antara pemerintah dengan KAI bagaimana,” terangnya.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Prasetyo juga menambahkan, PT KAI akan mengajukan konsultan untuk juga menghitung besaran nilai investasi tersebut. Prasetyo berharap, agar hitungannya tak akan jauh berbeda dengan nilai yang sudah ditetapkan saat ini agar proyek tersebut dapat berjalan lancar.

BACA JUGA :  7 Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Kemandirian Anak

“Dia juga Menghire PwC nilainya realnya berapa, dia membantu KAI, tetapi ini tidak percuma, datanya dia pun diambil SMI. Kalau berubah enggak selesai-selesai,” katanya. (Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================