BOGOR TOAY – Ngaruat jagat sanghyang giri purwa, mungkin kebudayaan yang satu ini, sudah hilang sejak bertahun tahun lalu dan nyaris anak muda sekarang tidak mengenal apa itu ngaruat jagat sanghyang giri purwa.

Dewan Kesenian Kabupaten Bogor (DKKB) mencoba menghidupkan kembali budaya yang sudah padam tersebut, untuk membangkitkan gairah para seniman dan budayaan, juga memberikan pemahaman soal budaya dan melestarikan alam.

Baca Juga :  DPIS IPB University Gelar Diskusi Virtual Peran Strategis Blue Economy dalam Pembangunan Ekonomi Nasional

“Kami coba menghidupkan kembali budaya nusantara atau asli Indonesia yang selama ini sudah jarang terlihat atau dilakukan oleh masyarakat,” ujar penangung jawab acara, Gzhoulla Barghawazd, Kamis (13/7/2017).

Banyak yang tidak memahami kegiatan ritual ngaruat jagat sanghyang giri purwa tujuh mandala atau 7 gunung, bahkan tidak sedikit pemuka agama yang menganggap kegiatan itu syirik.