
Hal senada pun dikatakan Rahmat (45) warga sekitar ia mengaku, sejak adanya program PNPM pun jalan tersebut belum pernah tersentuh pembangunannya. Padahal Akses jalan yang bagus dan baik pun sangat dinantikan masyarakat, karna mayoritas warga di Desa Babakan ini merupakan Petani dan pedagang, jalan tersebut sering juga dilalui kendaraan truck Perhutani untuk mengangkut kayu akasia.
Menurut warga ketika akses jalan dalam kondisi seperti ini maka berpengaruh kepada kemajuan serta peningkatan di segala bidang, khususnya ekonomi warga. Akses jalan ini menghubungkan Desa lainnya. Namun setiap harinya sejumlah kendaraan truk pengangkut kayu dari Perhutani melintas di jalan ini. Warga kerap kali mengeluh akibat kerusakan ini selain tidak nyaman, ketika hujan jalan berubah jadi kubangan air, tapi kalau kemarau debu jalan bertebaran kerumah warga.
“Warga sangat berharap Pemerintah Desa Babakan memperhatikan kondisi sarana jalan Kampung Cimalang ini. Puluhan tahun kondisinya tidak semakin baik, malah semakin buruk, jalan sudah tidak nyaman digunakan, karna berlumpur kalau saat hujan jadi genangan air seperti kubangan kerbau,” tutur Rahmat.
Menurutnya sebagai pengguna jalan kerusakan ini menghambat laju usahanya, selain itu banyak dampak lain cepat merusak kendaraan bahkan kecelakaan, bukan hanya saja kendaraan yang melintas jalan becek yang seperti kubangan itu, anak anak sekolah pun kesulitan apabila melewati jalan yang berlumpur itu, alhasil anak anak sekolah pun harus rela melepaskan sepatunya karna jalan nya berlumpur. “Sudah menjadi haknya warga meminta sarana yang layak salah satunya pembangunan jalan desa  ini,†ungkapnya.
Pantauan dilokasi pembangunan jalan tersebut baru satu kali dilakukan hanya dengan pengerasan saja, padahal sudah 10 kepala desa memimpin Pemerintahan Desa Babakan, namun anehnya pembangunan infrastruktur Jalan Desa belum pernah dilakukan oleh kepala desa, padahal setiap tahun nya ada anggaran Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur Jalan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Sementara itu, Warga secara swadaya melakukan perbaikan dengan menebar batu dijalan sebagai upaya mengurangi kerusakan. Akan tetapi sebab seadanya upaya ini pun bertahan sementara waktu dan bisa dilalui oleh masyarakat. (Agus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














