IHSG Diprediksi Loyo

JAKARTA TODAY- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki potensi untuk melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (20/9), akibat aksi jual asing yang masih terjadi.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, jumlah dana asing yang keluar atau aksi jual bersih (net sell) investor asing kemarin mencapai sebesar Rp229,81 miliar. Beruntung, IHSG tetap bertahan di teritori positif.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Tak hanya sikap asing, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga dapat menahan penguatan IHSG selanjutnya. Terlebih lagi, jika pelaku pasar melakukan aksi ambil untung (profit taking) merespon penguatan IHSG kemarin. “Terutama jika ada sebagian pelaku pasar yang akan memanfaatkan kenaikan tersebut untuk aksi jualnya sehingga makin menahan penguatan yang tersebut,” terang Reza dalam risetnya, Rabu (20/9).

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Kendati demikian, IHSG sebenarnya sedang membentuk tren kenaikan. Pasalnya, IHSG terus menguat sejak awal pekan hingga kemarin. Maka dari itu, pelaku diharapkan selalu waspada dengan berbagai sentimen yang dapat mempengaruhi pergerakan indeks.

“Meski secara tren masih terdapat peluang untuk kembali melanjutkan kenaikan namun, kembali harus kembali diuji ketahanannya,” sambung Reza.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================