
Berdasarkan sentimen yang ada, ia memprediksi, IHSG bergerak dalam rentang support 5.857-5.879 dan resistance 5.912-5.923.
Senada, analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pasar tengah menanti kembalinya arus masuk modal asing (capital inflow) untuk mendorong laju IHSG lebih agresif lagi.
“Gelombang capital inflow yang signifikan yang diharapkan dapat mendongkrak kenaikan IHSG untuk dapat terus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yang baru,” kata William dalam risetnya.
Selain itu, pelaku pasar juga menunggu rilis data suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dalam keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG). William memprediksi, IHSG berada dalam rentang support 5.813 dan resistance 5.927.
“Penantian terhadap rilis BI rate juga menjadi salah satu sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG,” pungkas William.(Yuska Apitya/BEI)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















