
Bahkan, ia mengklaim, tak hanya memperpanjang batas produksi, ke depannya, akan lebih banyak negara di dunia yang bergabung dengan OPEC untuk mendukung pembatasan produksi itu. Tujuannya, guna menopang harga dan menjaga kestabilan pasar.
Namun, pengumuman resminya baru akan diambil pada pertemuan yang digelar di Wina, Austria pada 30 November mendatang.
Menurutnya, saat ini Arab Saudi telah membatasi alokasi minyak mentah di angka 560 ribu barel per hari (bph) untuk bulan November nanti. Selain itu, sambungnya, Menteri Energi Irak juga telah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung pembatasan produksi minyak sesuai target produksi OPEC.
Sentimen lain, datang dari mulai beroperasinya kilang minyak di Teluk Meksiko usai sekitar 90 persen operasi kilang ditutup karena terkena Badai Nate pada pekan lalu. Hal ini diperkirakan akan kembali memberikan dorongan pada kenaikan harga minyak dunia.(Yuska Apitya/reu)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















