Asep : Pilkada Kabupaten Bogor Gagal Secara Sistem

“Kami berpendapat pemilu di kabupaten bogor sudah gagal secara sistem, kenapa, karena sudah banyak kejanggalan yang memang itu merugikan contoh kecil perubahan bertita cara harusnya dilakukan mekanisme pleono tapi dilakukan diluar itu,” jelasnya.

Asep menjelaskan, kejadian tersebut bukan hanya merugikan salah satu pasangan calon saja. “Kita tidak tahu orang yang mencoblos itu masuk ke suara satu atau dua atau tiga. karena dalam UU pemilu setiap satu suara itu akan memiliki nilai, apa sah atau tidak, ketika rekapan berjenjang ini sudah bermasalah maka kami sudah meyakinkan rekapan terakhir akan menimbulkan masalah,” paparnya.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Tak hanya menemukan soal perubahan berta acara DA1 saja, Asep juga mengaku sudah mengantongi bukti adanya tindak money politic pada Pilkada Kabupaten Bogor 2018. “Kami dari paslon 3 sudah menemukan kejanggalan, Kami juga telah punya bukti soal money politic,” katanya.

Meski sudah mengaku sejumlah bukti dan mendapati adanya temuan kejanggalan, Asep belum mengetahui langkah yang akan ditempuh selanjutnya oleh tim dari Paslon nomor 3. “Nanti bidang hukum yang akan menjelaslkan langkah berikutnya. Soal gugatan ke MK, biar ini nanti tim hukum,” katanya.

BACA JUGA :  Cara Menghadapi Bos Toksik Tanpa Harus Resign di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Asep juga berkata bahwa jalannya Pilkada Kabupaten Bogor merupakan tolak ukur kesuksesan gelaran pada Pilpres 2019 mendatang.

“kalau ada masalah di pilkada dan tidak ada tindakandari Pemerintah maka hasil di Pileg nanti akan bermasalah,” tandasnya. (Iman R Hakim)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================