
“Pokoknya saya kejar orang itu sambil teriak-teriak. Pas sampe di tikungan deket klenteng, ada belokan saya panik enggak belok malah lurus terus sampai jatuh got (saluran air) besar. Anak saya Abyzar yang berdiri di depan sama Alika di belakang jatuh juga,” jelasnya.
Akibatnya, Abyzar mengalami luka parah di kepala karena menghantam aspal hingga tidak sadarkan diri. Sedangkan Teti dan Alika mengalami luka-luka dan mereka dilarikan ke RS Sentra Medika Citeureup.
“Yang parah itu Abyzar belum sadar sampai sekarang karena dia posisinya di motor dia berdiri di depan. Kalau saya sama Alika enggak parah,” ungkap Teti.
Sementara itu, Kapolsek Citeureup Kompol Darwan membenarkan adanya peristiwa penjambretan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi.
“Iya benar, anak korban yang masih berumur 2 tahun terpental dari motor kepalanya membentur aspal dan harus dirawat di rumah sakit. Sekarang masih dalam penyelidikan, menurut korban pelaku satu orang pakai motor Satria FU,” singkat Darwan. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














