Pemkot Bogor dan Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Pelajar di Sekolah 

Di rumah sakit itu, Bima Arya bertemu dengan korban yang masih terbaring lemah. Kepada Bima, AI membenarkan kronologis dugaan kekerasan yang diterima dirinya yang tersebar melalui pesan berantai itu. Bahkan, orang tua korban menyatakan hasil medis menunjukan bahwa ada memar dibagian perut akibat pukulan. Pukulan yang diterima AI diduga sebagai bentuk paksaan kakak kelasnya untuk mengikuti sebuah ajang kompetisi di bidang olahraga yang melibatkan banyak suporter.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

“Kami beri kesempatan kepolisian untuk mendalami dugaan ini. Kekerasan ini sebagai potret besar bangsa yang harus lebih di antisipatif untuk tidak mengarah kepada kondisi militansi berlebihan. Tapi dalam kasus ini belum jelas, didalami dulu. Keterangan harus di cocokan. Pengakuan korban menceritakan kronologisnya seperti itu. Kita tunggu hasil penyelidikan kepolisian,” jelasnya.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Bima meminta semua pihak harus tetap menjaga kebersamaan. Dirinya juga menyatakan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh, termasuk kepada panitia acara kompetisi basket pelajar. (Hendi)

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================