Dua Hari Tenggelam, Fadil Ditemukan Tak Bernyawa

CITEUREUP TODAY - Setelah Dua hari pencarian, Fadil (7) bocah yang hanyut di Sungai Cigede, Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (6/2) kemarin, ahirnya ditemukan petugas gabungan, Kamis (7/2/209).

Jenazah Fadil ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB.
tepatnya di Kampung Sawah RT 03/03 Desa Leuwinutug Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor.

”Hari ini Jenazah Fadil ditemukan di Sungai Cigede atau sekitar 10 kilometer dari lokasi tenggelam. Penemuan tersebut oleh warga setempat yang sedang melakukan aktivitas di persawahan. Selanjutnya oleh petugas gabungan langsung dilakukan evakuasi,” kata Kapolsek Babakan Madang Kompol Wawan, kepada bogor-today.com.

Selanjutnya, kata Wawan, jenazah di bawa ke rumah duka dan langsung dimakamkan. Keluarga pun menerima jika hal tersebut merupakan musibah dan enggan dilakukan autopsi.

BACA JUGA :  Mengapa Banyak Orang Mulai Menghindari Berita? Mengenal Fenomena News Fatigue dari Sisi Psikologi

Dari pencarian sebelumnya, dilakukan sebanyak 12 tim gabungan yang diantaranya Basarnas SRC Jakarta, Basarnas Kota Depok, Basarnas dan BPBD Kota Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, Tagana Kabupaten Bogor, Polsek Babakan Madang, Koramil 2104 CTR-Babakan Madang, Sat Pol PP Babakan Madang, JKU Polmas, PMI Kecamatan, Linmas Desa Sumur Batu dn Warga Desa Sumur Batu

“Korban telah ditemukan, dengan demikian upaya pencarian dihentikan dan personel kembali ke pos masing-masing,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang anak bernama Fadil (7) diduga hanyut di saluran air kali Cigede Desa Sumurbatu Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (6/2/2019), sekira pukul 13.30 WIB.

BACA JUGA :  Memahami Perbedaan Skizofrenia dan Bipolar: Dua Gangguan Mental yang Sering Disalahartikan

Dari kronologis insiden ini korban hanyut saat bermain air hujan bersama temannya. Pada waktu hujan deea anak tersebut bermain mandi hujan dan hanyut dari saluran air.

Korban diduga hanyut melalu saluran air perkampungan dan masuk ke saluran air pembesaran sapi yang mengalir ke pesawahan. Saat ini, petugas gabungan Tagana, Damkar dan beberapa unsur lain serta masyarakat terjun untuk mencari keberadaan bocah kelas 1 SD ini. (Asep B)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================