Peringati 40 Tahun Revolusi Islam, 50.000 Napi di Iran Dapat Grasi

Mengutip situs peradilan Mizanonline.com, Jumat (8/2/2019), pengampunan mencakup banyak tahanan, mulai dari tahanan yang menjalani hukuman penjara setahun hingga hukuman penjara seumur hidup.

Menurut laporan tersebut, kelompok tahanan yang tidak mendapat ampunan antara lain tahanan oposisi bersenjata, penculikan, pemerkosaan, perampokan bersenjata, penipuan, penggelapan, penyuapan, pencucian uang, penyelundupan dan kejahatan terorganisir.

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

Kendati demikian, tahanan pria di atas usia 70 tahun dan tahanan wanita di atas usia 60 tahun serta tahanan yang menderita penyakit tertentu mendapat ampunan.

Shah Mohammad Reza Pahlavi, yang memproklamirkan diri sebagai raja di Iran telah memerintah puluhan tahun. Selama masa pemerintahannya, kesenjangan besar muncul antara kaya dan miskin.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Selama berbulan-bulan protes keras, massa di Iran meneriakkan “Matilah Shah” pada puncak Revolusi Islam 1979. Pahlavi dan istrinya, Farah Pahlavi, akhirnya meninggalkan Teheran dan terbang ke Aswan, Mesir, pada 16 Januari 1979. Shah meninggal karena kanker di Kairo pada tahun berikutnya. (Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================