PARUNG TODAY – Memiliki penghasilan tidak melulu harus memiliki modal. Patut dicontoh, pengusaha muda tanpa modal mendapatkan keuntungan ratusan ribu per hari

menjalankan bisnis camilan kripik usus. Dialah Purwanto Soekarno (23) pemuda asal Desa Jabonmekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor mearih kesuksesan.

Usaha yang awalnya hanya bermodalkan mengutang bahan baku usus tersebut kini beromzet Rp 10 jutaan per bulan. Purwanto pun mampu memasarkan produknya sampai ke luar daerah.

Kesuksesan yang diraih purwanto tidaklah serta merta terjadi. Anggota Karang Taruna Desa Jabon tersebut ini mengawali karirnya selama lebih dari tiga tahun di Desa Jabon. Memutuskan untuk resign dari pekerjaannya, Purwanto mulai merintis usaha usus dengan berbekal cara yang diajarkan kerabatnya yang tinggal di Bogor.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Rumah di Medan Helvetia, Satu Orang Tewas

“Akhirnya dengan modal keinginan membuka usaha, saya memberanikan diri untuk mengutang semua bahan baku yang dibutuhkan. Waktu itu semua saya kerjakan sendiri secara manual, mulai dari proses persiapan, penggorengan sampai siap disajikan,” tutur Purwanto.

Sebelum dipasarkan, Purwanto punya cara unik untuk menarik minat orang yang diyakininya sebagai calon pembeli. Yakni memberikan sample  usus goreng untuk dijadikan tester bagi tetangga dekatnya.

Baca Juga :  Resep Masakan Pindang Iga Sapi

“Saya butuh testimoni mereka untuk mengetahui apakah usus goreng saya enak atau tidak. Awalnya masih banyak kekurangan,” kata Purwanto.

Ada yang mengatakan kurang gurih, terlalu asin, kurang renyah, sampai tekstur yang dihasilkan kurang menarik. Memasuki masa percobaan yang ketiga kalinya, barulah Purwanto menuai respon positif. Tetangga sekitar sebagian besar mengatakan kalau produknya layak dipasarkan.

“Saya senang dapat respon bagus. Tapi saya nggak langsung menjual keripik itu. Saya coba simpan produk camilan itu selama seminggu penuh dalam kemasan plastik,” kenang Purwanto.