
CIBINONG TODAY – Kemiskinan nampaknya masih melekat pada Kabupaten Bogor. Hingga saat ini, diketahui 45 desa di Bumi Tegar Beriman berstatus tertinggal.
Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menarik mereka dari jurang kemiskinan.
Menyikapi ini, Bupati Ade Yasin mengaku memiliki tekad untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara bertahap. Melalui program bedah kampung yang dimiliki, dia optimis perlahan desa tertinggal di Kabupaten Bogor mulai terbenahi.
“Program ini akan membuka desa yang terisolir. Kita bertekad tidak ada lagi desa tertinggal. Dan melalui bedah kampung, kita anggarkan Rp40 miliar setiap tahunnya untuk lima sampai enam desa,”kata Ade Yasin usai menghadiri pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (1/8/2019).
Melalui program bedah kampung, Ade Yasin mengatakan dirinya memiliki target untuk meningkatkan status desa setiap tahunnya.
Sementara dari catatan yang ada, di samping 45 desa tertinggal, saat ini di Kabupaten Bogor ada 12 desa mandiri, 97 desa maju, dan 262 desa berkembang.
“Setiap tahun harus ada kenaikkan dari desa tertinggal menjadi desa berkembang, dari desa berkembang menjadi desa maju dan dari maju menjadi mandiri. Sejauh ini paling banyak di kita desa berkembang, jadi mudah-mudahan kenaikan status itu menjadi kenyataan dengan adanya sinergitas Apdesi dan Pemkab Bogor,” tegasnya.
Berdasarkan informasi, desa yang tergolong desa tertinggal dapat dilihat dari beberapa faktor. Diantaranya adalah Angka Harapan Hidup (AHH), rata-rata lama sekolah dan pendapatan yang dihasilkan warga. (Firdaus)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















