Jelang Idul Adha, Harga Cabai Melonjak Hingga Rp 100.000/Kg

Faktor selanjutnya adalah kekeringan yang melanda beberapa daerah. Kekeringan ini membuat banyak petani cabai gagal panen menurut Mardhiyah.

“Lalu juga ada kekeringan di beberapa daerah. Jadi cabainya petani banyak yang gagal panen,” kata Mardhiyah.

Belum lagi, pasokan yang tinggal sedikit untuk kebutuhan masyarakat di Jabodetabek ini harus terbagi lagi. Pasalnya, di Sumatera kata Mardhiyah pasokan cabainya juga sedang kurang.

BACA JUGA :  BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Kapan Suku Bunga KPR Ikut Menyesuaikan?

“Belum lagi di Sumatera juga sulit pasokan cabe, alhasil ya pasokan ke Jabodetabek itu makin berkurang karena harus berbagi, pasokan turun sampe 40%,” papar Mardhiyah.

Mardhiyah mengatakan masih ada daerah yang pasokan cabainya banyak plus harganya terjangkau, salah satunya di Sulawesi Selatan. Namun, untuk membawa komoditas dari sana ke Jabodetabek, kata Mardhiyah sangat mahal ongkosnya.

BACA JUGA :  Sering Kentut, Apakah Tanda Penyakit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

“Memang ada di Sulawesi Selatan itu masih murah Rp 40-50 ribu cabainya pasokan banyak, tapi kan kalau mau dikirim ke sini ongkosnya mahal, harga kargo itu naik, jadi sama-sama mahal,” kata Mardhiyah. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================