Khawatir Korupsi bakal Jadi Budaya, Antropolog Indonesia Tolak Revisi UU KPK

Menurut dia, KPK merupakan salah satu lembaga antikorupsi yang dinilai sukses di mata dunia. Maka, anak kandung reformasi tersebut dinilai harus diperkuat, bukan dilemahkan.

“Kami, Antropolog Indonesia, tidak menginginkan korupsi membudaya di negeri ini melalui pembiaran dan pembenaran baik secara tidak langsung maupun secara sistematis,” ujar Laksono.

BACA JUGA :  4 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan Sebelum Serangan Jantung dan Stroke

Laksono menyebut, Indonesia perlu belajar dari kekeliruan di masa lalu soal korupsi. Kepentingan sekelompok orang atau golongan tertentu tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat.

“Wakil rakyat harus menjadi representasi yang memperjuangkan kemaslahatan publik bukan malah menjadi motor kehancuran sendi-sendi hukum dan demokrasi yang sedang tumbuh dan berjalan membaik,” ucap Laksono. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================