
“RPAM sudah dilakukan di banyak negara, contohnya Australia, Inggris, Selandia Baru, selama 20 tahun. karena kami sadar bahwa hal ini amatlah penting,” ujarnya.
Kegiatan workshop ini dibagi menjadi dua, yaitu pemberian materi secara teori, dan kegiatan kunjungan langsung ke lapangan, seperti Ciherang Pondok, Instalasi Pengolahan Air Dekeng, Reservoir Pajajaran dan lokasi perbaikan kebocoran pipa di Jalan Papandayan.
Asoka berharap seluruh PDAM yang menjadi partisipan dalam pelatihan RPAM ini bisa mengimplementasikan hasil program ini dalam waktu dekat.
“Saya berharap seluruh PDAM bisa melaksanakan RPAM dalam beberapa bulan ke depan, tidak ada artinya hanya duduk disini selama lima hari jika hasil pelatihannya tidak dipraktekkan,” tutupnya. (Adit)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















