
Marquel ingin semua orang bisa berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, sehingga penyandang tunarungu bisa berkomunikasi dengan lebih baik dan lebih banyak orang. (Amanda/PKL/net)
“Marquel menekuni dunia model sejak duduk di bangku SMP, bergabung dengan sebuah agensi model di Kota Malang,” ujar Marquel yang jadi mahasiswa jurusan Teknik Informatika pada 2012.
Marquel pernah mengantongi Juara 1 Top Model Black and White, Juara 2 Photogenic Malang 2014, Juara 1 Photogenic 2015, Juara 2 Fashion Sporty Malang, dan Juara 3 Fashion Show Malang 2013.
Pada 2013, Marquel juga pernah menjadi Finalis Top Model, Juara Harapan Natal di Malang City Point, Finalis Top Model 2015, dan Juara 3 Fashion Show Valentine 2014.
Alasan Marguel menjadi model, karena ingin bisa berdiri di depan banyak orang dan memberi motivasi kepada masyarakat khususnya anak muda.
Dia ingin mengajak untuk terus berusaha dan berjuang meraih prestasi, meski dirinya merupakan disabilitas tunarungu.
“Saya ingin menjadi teladan bagi orang lain, orang-orang di sekitar, baik teman-teman penyandang tunarungu atau pun teman-teman yang normal,” kata Marquel.















