Korban Selamat Dari Musibah Longsor Di Bogor

BOGOR TODAY – Tembok dan pondasi proyek pusat perbelanjaan di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat ambrol dan menimpa dua rumah warga. Empat orang luka akibat tertimpa reruntuhan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/10/2019) sekitar pukul 18.15 WIB. Tembok yang roboh merupakan dinding pembatas antara Mall Boxies 123 yang tengah dibangun dengan pemukiman warga.

Adapun rumah yang rusak parah tertimpa material turap setinggi enam meter dan lebar 25 meter adalah milik Agung dan Sandy Suherman. Empat korban di antaranya Sarjono, Haris, dan Rizky Indra langsung dilarikan ke rumah sakit.

Rizky Indra, salah satu korban menuturkan, sebelum longsor terjadi hujan deras di Bogor. Saat itu, ia bersama Haris, saudaranya sedang berada di dalam kamar kontrakan milik Agung. Sementara di kamar sebelah terdapat empat penghuni kontrakan.

BACA JUGA :  Kontingen Pelajar Kota Bogor Rajai POPWILDA I Jawa Barat

“Sebelum kejadian, di luar sempet banjir, air sangat deras mengalir dari atas proyek, listrik juga mati,” kata Rizky, Beberapa Hari yang lalu

Ia juga sempat mendengar suara gemuruh sebelum longsor meluluhlantakan dua bangunan rumah yang berada tepat di bawah tembok penahan tanah.

“Kami berdua terjebak di dalam kamar. Sempat teriak minta tolong tapi tidak ada yang mendengar,” kata dia.

Dalam kondisi tertimpa reruntuhan, Rizky dan Haris akhirnya berhasil keluar melalui sela-sela atap coran yang hancur tertimpa longsor.

BACA JUGA :  Menikmati Hidangan Bersantan Tanpa Cemas: Panduan Batas Aman dan Risiko Kesehatannya

“Saya luka di jari kaki dan tulang kering kaki kanan dan punggung memar. Saudara saya juga luka lecet,” terangnya.

Sementara empat penghuni kontrakan lainnya berhasil selamat dari reruntuhan material bangunan.

Sandy Suherman (36), yang rumahnya hancur menuturkan, saat kejadian ia sedang bekerja. Namun sebelum longsor, anak dan istrinya sedang membersihkan air bercampur lumpur yang mengalir deras melalui retakan-retakan pondasi.

Setelah mengetahui bakal terjadi longsor, anak dan istrinya memilih meninggalkan tempat tinggalnya ke tempat aman.

“Waktu sebelum kejadian memang warga sudah curiga bakal longsor. Makanya sebelum kejadian semua menghindar,” tuturnya seperti yang di kutip Liputan6.com. (Viana/Pkl/Net)

 

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================