
Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan saat penggeledahan, kata Sholeh, berupa sebuah CPU warna hitam, sebuah printer Epson l360 warna hitam, sebuah monitor merek LG warna hitam.
Selain itu ditemukan di bawah bantal tidur sepucuk senjata api rakitan jenis pistol dan 4 butir amunisi aktif yang merupakan amunisi senjata api laras panjang jenis SS1.
“Setelah diinterogasi, pelaku mengaku bahwa senjata api tersebut dikuasai sejak tahun 2018 yang tersimpan di dalam lemari ayahnya yang sudah meninggal,” kata Kapolres.
Lebih jauh kata Sholeh, saat dilakukan pemeriksaan intensif pelaku mengakui bahwa tidak mengetahui amunisi tersebut merupakan amunisi untuk senjata jenis apa.
Menurut Harryanus, tujuan dia menyimpan senpi dan amunisi tersebut untuk jaga diri, dan ia mengakui selama ini belum pernah menggunakannya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















