Kisah Bikin Penumpang Kena Denda, Kereta Kelewat Padat

Seperti yang dikutip dari detikcom, “Penumpang itu berusaha menjelaskan situasi tapi kondekturnya terus mengulang kalimat ‘Anda berdiri di mana?’. Ia (si penumpang wanita) berdiri di sana karena memang tak ada lagi tempat. Ia harus geser ke kiri karena orang mau naik kereta,” ucapnya.

Sebuah video kejadian ini juga memperlihatkan penumpang perempuan itu bilang, “Aku tidak bilang pegang tiket kelas satu, tapi tak ada lagi tempat berdiri. Lagipula aku berdiri, tidak duduk. Tak ada lagi tempat, keretanya padat. Ini konyol.”

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Prasad mengklaim ia melihat si kondektur mengambil tiket perempuan itu untuk memindainya. Petugas lain juga dipanggil untuk memberi denda buat si penumpang perempuan. Prasad dan beberapa penumpang lain pun sempat nimbrung untuk mempertanyakan langkah kondektur itu dalam memberikan denda.

Disebutkan, kisah ini juga cukup ramai diperbincangkan di media sosial. Tak sedikit yang bersimpati kepada si penumpang perempuan, apalagi ia sebenarnya juga memegang tiket tahunan kereta tersebut — walaupun bukan untuk kelas satu.

BACA JUGA :  Usai Digeruduk Massa, BPN Kabupaten Bogor 1 Klaim Sampaikan Aspirasi Petani ke Pusat

Juru bicara kereta Greater Anglia sendiri menegaskan bahwa gerbong kelas satu, termasuk ruangan di depan dan lorongnya, dikhusukan bagi pemegang tiket kelas satu. “Kami mendorong penumpang wanita ini untuk langsung mengontak kami jika ia merasa keberatan dengan penanganan situasi tersebut,” ujarnya. (Amanda/PKL/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================