
“Biasanya untuk sekolah yang berbasis negeri kita berikan kemudahan dengan penyaluran laptop untuk fasilitasnya, kendati demikian unbk yang tadinya dilakukan 3 sesi untuk di tahun ini dan juga di daerah tertentu akan di laksanakan 2 sesi dikhawatirkan cuaca yang tidak mendukung akan memperhambat pelaksanaan unbk sendiri, karena UN kita berbasis online atau komputer pasti koneksi internet sangat amat penting dalam pelaksanaan nya,” ujarnya.
PNS pelaksana itu juga menggambarkan, bahwa kabupaten Bogor itu sebagai tolak ukur penyelenggaraan unbk di provinsi Jawa barat bahkan menempati 3 besar dengan sekolah maupun siswa yang ikut serta dalam UNBK.
“Kabupaten Bogor memang sudah menjadi tolak ukur penyelenggaraan pendidikan khususnya dalam hal UN berbasis komputer yang ada di provinsi Jawa barat, bahkan juga bila di bandingkan dengan daerah lain di Pangandaran maupun Kuningan yang muridnya lebih sedikit kabupaten Bogor bisa lebih sukses dalam penyelenggaraan unbk nya sendiri,” kata Faizal.
Harapannya untuk ditahun ini, bisa melanjutkan kesuksesan ditahun lalu bahkan mungkin ada progres peningkatan dari tahun sebelumnya.(Carfine/PKL)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















