
“Sehingga infrastruktur yang kita bangun betul betul memiliki impact pada indeks logistic peform kita, serta memiliki dampak pada peningkatan daya saing produk-produk ekspor barang kita,” katanya.
Menurut Jokowi, pemerintah juga akan meneruskan pembangunan moda transportasi massal modern seperti MRT, LRT, dan kereta cepat terutama di kota-kota besar. Seiring rencana tersebut, Mantan Wali Kota Solo ini juga ingin menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, serta peralatan hingga material dengan inovasi teknologi yang baik.
Khusus mengenai material, Jokowi mengatakan masih terjadi gap antara suplai dan kebutuhan. Misalnya kebutuhan aspal sebesar 650.000 ton baru terpenuhi 70 persen, kemudian kebutuhan baja 9 juta ton baru terpenuhi 60 persen.
Tidak hanya itu, mengenai pembiayaan juga pemerintah menyiapkan beberapa skema seperti KPBU hingga pembiayaan investasi non Anggaran pemerintah (PINA).
“Karena itu ekosistem investasi di seluruh sektor infrastruktur harus segera diperbaiki dan direform sehingga memiliki daya tarik dan daya saing semakin baik,” ungkapnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















