
Sementara itu, Kepala Cabjari Lapariaja, Andi Hairil Akhmad menjelaskan, keberadaan kantin kejujuran ini sangat bagus dalam upaya membentuk karakter jujur bagi para pelajar. Mengingat, kantin ini tidak ada petugas pengawas maupun penjaganya. Sehingga para pelajar yang ingin membeli sesuatu di kantin tersebut membayar sendiri dan mengambil kembalian sendiri.
“Dengan membiasakan bersifat jujur mulai dari hal-hal yang kecil maka akan menciptakan sifat anti korupsi di dalam jiwa para pelajar. Kantin kejujuran didirikan dengan tidak berorientasi pada keuntungan dan dilakukan dengan cara Selfservice,” Ujar dia.
Seperti yang dikutip dari sindonews, Kegiatan tersebut turut hadir Kasubdit Pemantauna pada JAM Intelijen Kejagung RI, Timbul Pasaribu. Dia menyampaikan kepada para pelajar agar menjadikan kantin kejujuran tersebut sebagai tolak ukur kejujuran untuk diri sendiri.
“Dengan membiasakan bersifat jujur mulai dari hal-hal yang kecil maka akan menciptakan sifat anti korupsi di dalam jiwa para pelajar. Kantin kejujuran didirikan dengan tidak berorientasi pada keuntungan dan dilakukan dengan cara Selfservice,” ujar dia.
Kegiatan tersebut turut hadir Kasubdit Pemantauna pada JAM Intelijen Kejagung RI, Timbul Pasaribu. Dia menyampaikan kepada para pelajar agar menjadikan kantin kejujuran tersebut sebagai tolak ukur kejujuran untuk diri sendiri.
“Camkan prinsip pada diri adik-adik bahwa saya berbuat, Allah melihat, malaikat mencatat,†Tandasnya.(Dena/PKL/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















