Kabupaten Bogor Rentan Dapodik Fiktif  

“Dapodik yang tidak sesuai (fiktif) adalah salah satu hal utama yang paling dikhawatirkan. Kita harus pastikan ada atau tidaknya siswa tersebut,” kata Entis.

Ia pun menilai itu sangat rentan terjadi. Sehingga perlu ada antisipasi yang dilakukan pemerintah agar hal tersebut tidak lah terjadi.

BACA JUGA :  Jaro Ade Tegaskan Komitmen Pemkab Bogor Perluas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Entis juga mengaku kini pihaknya tengah mencari cara untuk membuat sebuah aturan atau rambu-rambu untuk meminimalisir Dapodik fiktif tersebut.

“Kami akan membuat instrumen untuk memastikan data jumlah siswa yang masuk. Karena jangan sampai jumlah siswa hanya 50 yang diajukan malah 100 orang,” jelas Entis. (Firdaus)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================