
“Alhamdulillah saya bangga sekaligus haru melihat masyarakat Bogor khsusunya Bogor Barat yang guyub, bahu membahu ikut mengefakuasi korban dan sebisa mungkin memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum akhirnya bantuan dari pemerintah dating,†tutur pria yang juga menjabat sebagai ketua IMI Korwil Kabupaten Bogor itu.
Namun, anggota DPRD Kabupaten Bogor itu sangat menyayangkan respon (bantuan, red) pemerintah yang kurang cepat terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. Kedepan, dirinya berjanji akan menjadi PR dewan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam tanggap darurat bencana alam.
“Kabupaten Bogor itu masuk zona merah rawan bencana, tentunya kita (Dewan dan Pemkab, red) sudah tahu semua itu, tapi kenapa penanganan bencana terkesan masih lambat, harus menunggu satu hari bahkan lebih untuk membantu masyarakat yang menjadi korban. Ini akan menjadi PR kami di dewan dan akan membahasnya dengan eksekutif,†pungkasnya. (Agus Komeng)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















