BARCELONA TODAY – Di La Liga dianggap awal positif di era Quique Setien. Meski demikian, masalah yang muncul sebelum dia hadir masih belum terselesaikan, yakni mengenai Luis Suarez.

Suarez harus istirahat hingga akhir musim setelah menjalani operasi pemulihan cedera lutut. Ini membuat Setien diyakini berada dalam dilema. Pengganti Ernesto Valverde itu harus menentukan apakah perlu merekrut wajah baru atau memberdayakan pemain yang ada.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Maluku Beberkan Kronologis Bentrokan

Setien sejatinya dikenal sebagai pelatih yang sangat aktif di bursa transfer. Dia cenderung memilih yang bisa disesuaikan dengan pemain yang dilepasnya. Dan, biasanya, dia sering mendapatkan pengganti yang benar-benar sepadan.

Tapi, Barcelona berbeda dengan klub lain yang pernah dibesutnya. Barca merupakan tim ofensif. Sementara Setien selalu menggunakan taktik berbeda setiap kali berganti tim. Dia memakai 4-2-3-1 bersama Las Palmas dan beralih ke 4-3-3 di Real Betis. Terkadang, dia memakai skema 3-6-1.

Baca Juga :  Kasus Novia Widyasari Bunuh Diri Diduga Depresi Karena Dipaksa Aborsi, Bripda Randy Dipecat dari Polri

Pada laga perdananya bersama Barcelona, dia memakai formasi 4-3-3. Ansu Fati dipindahkan ke posisi lebih lebar, dengan Antoine Griezmann mengambil peran lebih sentral yang bisanya ditempati Suarez. Akan tetapi, alternative lain bisa saja dipilih.