Mahasiswa Gunungkidul di China Tak Bisa Pulang, Tidak Punya Biaya

GUNUNGKIDUL TODAY – Banyaknya korban virus Corona di China membuat cemas keluarga pasangan Kusyanto dan Maryatun. Warga Dusun Gembuk, Desa Getas, Kecamatan Playen, Gunungkidul ini menunggu kabar anak pertamanya, Arif Nur Rofiq yang tengah menempuh pendidikan di Yangzhou Polytechnic College.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Menurut Kusyanto, Arif berada di Yangzhou sejak setahun terakhir karena mendapat beasiswa pendidikan untuk keahlian perhotelan. Meskipun jarak Yangzhou dan Wuhan sekitar 700 km, tapi penyebaran virus corona yang sangat cepat membuat dirinya khawatir.

BACA JUGA :  Waspadai Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Anemia

“Teman-temannya banyak yang mengajak pulang, tapi dia (Arif) memilih bertahan karena biaya pulang mahal,” tutur Kusyanto kepada wartawa, Kamis (30/1/2020).

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================