Tingginya Asupan Gula Bisa Tingkatkan Risiko Depresi, Waspada

Menurut dia, memiliki gula sesekali tidak mungkin menciptakan jenis efek perubahan suasana hati yang terlihat dalam penelitian ini. Alih-alih, itu adalah konsumsi gula kronis, jangka panjang, dosis tinggi selama rentang bulan tertentu ini yang mulai menciptakan badai perubahan fisik dan mental pada tubuh Anda.

“Pesta gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang memengaruhi suasana hati dan energi, ketika pankreas melepaskan dosis insulin yang terlalu besar,” kata Ilardi.

BACA JUGA :  Batu Ginjal Tak Selalu Karena Kurang Minum, Ini Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Menurutnya, jika diakumulasikan rata-rata orang Amerika makan sekitar 22 sendok teh gula tambahan setiap harinya. Ini karena mereka memiliki kebiasaan memesan makanan cepat saji dan minuman soda.

Itulah mengapa sebaiknya Anda membatasi asupan gula tambahan tidak lebih dari 9 sendok teh (atau 36 gram) per hari bagi laki-laki dan tidak lebih dari 6 sendok teh (atau25 gram) per hari bagi seorang wanita.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

“Jika Anda memiliki risiko tinggi mengalami depresi atau mengalami tanda-tanda seperti kekurangan energi, mudah berganti suasana hati, hingga insomnia yang terus-menerus, maka penting konsultasikan segera dengan dokter spesialis,” sebut Ilardi. Seperti yang dikutip oleh SINDO NEWS. (Mutiara/pkl/net).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================