Usai Sayembara Penyelamatannya Dihentikan Nasib Buaya Berkalung Ban

Sementara itu, langkah penghentian sayembara itu menurut Koordinator Pecinta Reptil Kota Palu, Gunawan, sebagai langkah tepat demi keamanan si buaya dan warga. Dia juga berharap upaya BKSDA kali ini akan berhasil mengakhiri derita jerat ban di leher buaya tersebut.

“Memang lebih baik itu (penyelamatan buaya) dilakukan oleh ahli sebab meski kelihatan tidak agresif, buaya tetaplah hewan buas yang punya potensi membahayakan,” Kata Gunawan.

BACA JUGA :  Vivo Y500 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K

Pantauan Liputan6.com di Sungai Palu sendiri tepatnya di jalan I Gusti Ngurah Rai pada Kemarin buaya yang diperkirakan berusia 9 tahun dengan panjang hampir 5 meter itu menampakkan diri tengah berjemur.

Kemunculannya membuat warga berkumpul untuk menyaksikan dari dekat, namun si buaya berkalung ban yang viral itu langsung kembali ke dalam air. Selain buaya berkalung ban, di lokasi yang sama juga ada buaya lain berukuruan sekitar 2 meter yang juga menampakkan diri.Seperti yang dikutip oleh Liputan6.Com (Viana/PKL/net).

BACA JUGA :  Ciri-Ciri Teh Basi yang Perlu Diketahui agar Tidak Salah Konsumsi

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================