
Melalui FGD tersebut, ia menyebut
akan ada rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada bupati, berupa saran dan masukan serta pertimbangan penanganan bencana. Lalu bersama menjadi mitra menangani hal itu.
Apalagi, kata Fikri, DPD KNPI terdiri dari berbagai latar belakang, sehingga akan sangat bermanfaat saat berperan dan terlibat langsung dalam penanganan bencana.
“Ada lintas SKPD, jadi kita tahu bagaimana dilapangan. Dan kedepan seperti apa, ada rencana Huntara, Huntap, serta penanganan non fisik ya, ekonomi, dan lainnya. Keterlibatan pemuda itu diperlukan. Kita ini kan terdiri dari berbagai elemen, pengusaha, birokrat, dan lainnya. Sehingga kepemudaan juga perlu ada peran dan jadi mitra bermanfaat,†tutur Fikri.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Mitigasi Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Bogor Dede Armansyah menuturkan, saat ini sedang memasuki tahap pemulihan pasca bencana.
Ia mengakui, persoalan yang ada tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga permasalahan sosial seperti perlunya dilakukan trauma healing. Sehingga, sinergi dengan pihak lain seperti KNPI bakal mempermudah penanganan pasca-bencana.
“Ada fisik dan non-fisik, ini perlu penanganan bersama pula. Ini dasar jadi sinergi bersama menangani kebencanaan. Termasuk kedepan kesiapsiagannya,†tandas Dede. (Firdaus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















