
Sementara besarannya, sambung Juanda, APBD Kabupaten Bogor mengalokasikan sebesar Rp15 juta per satu rumah. Jumlah ini diakuinya meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp10 juta per satu rumah.
“Kalau yang dari Pemprov Jabar sama pemerintah pusat itu lebih besar. Mereka mengalokasikannya sekitar Rp17,5 juta per satu rumah,” ungkap Juanda.
Namun Juanda menyebut ada pengecualian untuk penerima RTLH di lokasi-lokasi bencana yang terjadi awal tahun di beberapa kecamatan. Yakni Kecamatan Jasinga, Cigudeg, Sukajaya dan Kecamatan Nanggung. Di sana, kata dia, ada sekitar 1.000-an unit RTLH yang akan direalisasikan prioritas.
“Itu untuk RTLH yang memang ada di lokasi bencana. Kan disana ada yang terdampak ada yang tidak. Diluar yang masuk kategori rusak berat, ringan dan sedang yang sudah jelas diatur untuk bantuannya. Ini mah kan ada rumah yang RTLH tapi ada disana. Diluar 4.117 rumah terdampak bencana yang sudah didata,” jelas Juanda.
Ia pun memastikan pembenahan RTLH di Kabupaten Bogor selain soal anggaran, juga tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Bupati Bogor. “Untuk SK nya sedang diperoses,” kata Juanda. (Firdaus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















