
Diakuinya, akibat penutupan gerbang perbatasan Negara tersebut, aktivitas jual beli di pasar Skow yang berjarak hanya sekitar 50 meter dari gerbang perbatasan menjadi sepi.
Dikatakan, aktivitas jual beli hanya warga Indonesia yang berada di perbatasan.
“Ya hanya warga kita saja yang jual beli di sana. Kita menunggu seperti apa nantinya, karena memang belum ada pertemuan terkait itu antara RI-PNG, dari konsulat juga belum,” ucapnya.
Dony juga mengaku jika akibat mewabahnya virus mematikan dari Wuhan China tersebut, akitivitas patroli bersama antara Satgas perbatasan Yonif 713/ST dan Tentara PNG sementara ditiadakan.
“Kita hanya komunikasi dengan radio saja, patroli patok bersama untuk sementara belum dulu,” pungkasnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















