
“Panik juga, anak saya yang pertama kan lagi sakit tidur di kamar, terus saya lagi nidurin yang ini (Naila) di ruang tengah. Saya langsung bangunin anak pertama saya sambil gendong bayi,” bebernya.
Irah dan 25 jiwa lainnya di pengungsian berharap adanya bantuan dari pemerintah serta pihak terkait lainnya. “Dengan kondisi seperti ini kalau ada akan lebih bagus. Terutama makanan ringan, popok bayi, selimut, tikar, dan tenda,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, gempa bumi dengan kekuatan 5,0 yang mengguncang Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa, (10/3/2020) petang, mengakibatkan sejumlah rumah di wilayah Pamijahan, Kabupaten Bogor tepatnya di Desa Purwabakti, mengalami kerusakan.
Informasi yang dihimpun, ada lima kampung di Kecamatan Pamijahan yang terdampak bencana. Hal itu pun dibenarkan Sekretaris Desa Purwabakti, Wahyu.
“Ada lima kampung, yaitu Kampung Cisalada, Cigarehong, Cisalak, Cipambutan dan Campedak,†kata Wahyu, dihubungi wartawan, Selasa (10/3/2020).
Meski demikian, Wahyu menyebut belum ada laporan soal korban jiwa akibat gempa tersebut. “Tidak ada korban jiwa, hanya rumah rusak berat hingga rusak ringan,†tuturnya. (Bambang Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















