Pemkab Bogor Tolak Lockdown, Ini Alasannya

Disamping itu, ia juga menerangkan bahwa pintu masuk menuju Kabupaten Bogor begitu banyak, sehingga diperlukan perugas keamanan dengan jumlah yang sangat banyak karena harus menutup akses dari berbagai wilayah, seperti, Banten, Tangsel, Bekasi, Depok, Karawang, Purwakarta, Cianjur dan Sukabumi.

Untuk mencegah penyebaran virus Corona Ia telah memberikan sembilan perintah kepada para Camat salah satunya untuk membentuk Satgas Corona hingga tingkat RT/RW.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Merosot Hampir 3 Persen, Pasar Merespons Sinyal Redanya Ketegangan AS-Iran

“Yang kami lakukan sekarang bagaimana melakukan penyekatan-penyekatan di tingkat bawah seperti RT/RW serta ditingkat Desa. Saya sudah anjurkan kepada kepala desa untuk melakukan lockdown di tingkat desa bagaimana ketika ada pendatang ditanya surat keterangan sehatnya kalau tidak jelas ya silahkan dipulangkan,” tegasnya.

Ia mengimbau, jika mendapatkan pendatang mengeluhkan gejala panas dan sebagainya agar segera melapor ke pihak terkait dan tentunya sesuai dengan protokol kesehatan untuk menjemput pasien.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

“Jadi kami tidak ingin yang sudah terpapar atau zona merah sekarang ini ada lima di Kabupaten Bogor ini lebih banyak korban dan zona-zona yang masih murni atau belum terpapar mudah-mudahan bisa dijaga agar tidak masuk penyakit baru ke dalam lingkungan sehingga kita harus ketat tanpa harus dilockdown.” imbuhnya. (Bambang Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================