“Nah waktu itu, sebelum ada gejala makanya di bawa dari Cibadak ke RSUD Ciawi, di rawat di sana. Selama dua minggu di RS Ciawi itu, dia di periksa dan hasilnya pun simpang siur, saya juga kurang tahu,” kata Nana.
Maksud kesimpangsiuran itu, kata Nana, karena antara penyakit paru-paru dengan virus corona gejalanya hampir sama yaitu sesak nafas.
“Kalau ditanya apakah hasil dari rapid test atau Swabnya seperti apa, saya juga belum tahu, karena kan saya engga nerima hasil dari hasil labnya, cuma hanya kabar saja setelah 2 minggu hasilnya seperti itu, hasilnya positif,” tandasnya
. (Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================