Inilah Kisah Anak Yatim yang Beri Bantuan APD Meskti Hidupnya Pas-Pasan dan Tinggal Dirumah Petak

BOGOR TODAY – Kisah seorang anak yatim, yakni Raka Putra Kanaya(9) yang rela menyisihkan rejekinya untuk membantu membelikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis melalui Polsek Bogor Selatan, di Kota Bogor itu ternyata kehidupannya sederhana atau jauh dari kata mewah. Anak ke keempat dari putra Siti Maemunah itu, justru tinggal di sebuah perkampungan padat di Gang Dodol, Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Saat Bogor Today ke rumahnya Selasa (21/4) sore, terlihat kondisi rumahnya itu sangat sederhana. Bahkan, posisi rumahnya petak kecil berukuran sekitar 3×8 meter. Rumahnya juga dihimpit oleh rumah-rumah saudaranya. Ruang tamu dan ruang tv juga menyatu dengan tempat tidur, sedangkan diruang yang satu lagi dijadikan dapur. Meski kehidupan serba pas-pasan, namun niat anak yatim itu untuk membantu membelikan APD buat tenaga medis didalam menangani Covid-19 justru bersemangat, tanpa adanya paksaan dari siapapun termasuk dari ibunya. Menurut ibunya, Siti Maemunah, dirinya sempat bertanya bahwa uang yang dikumpulkan oleh Raka itu mau digunakan untuk apa, apakah buat beli sepeda atau buat kebutuhan lebaran. Namun, anaknya menjawab untuk disumbangkan dan dibelikan APD, mengingat APD yang digunakan tenaga medis sudah berkurang. “Jadi, Raka ini waktu nonton tv lihat berita dan isinya berita soal corona, dan dia lihat juga banyak orang-orang yang ikut nyumbang, di situ lah Raka terinspirasi dan ingin menyumbangkan uangnya buat beli APD. Uangnya kami titipkan ke Bu Kapolsek Bogor Selatan,” kata Siti Maemunah dirumahnya. Lanjut dia, bahwa uang yang disumbangkan oleh anaknya itu hasil dari pemberian atau santunan anak yatim dari yayasan, masjid dan perorangan yang diperoleh setiap hari jumat. Kemudian dia kumpulkan selama satu bulan dan hasilnya diserahkan ke polsek untuk membantu tenaga medis dalam pengadaan APD. Selama ditinggal oleh suaminya tiga tahun silam, Maemunah menjadi tulang punggung keluarga, untuk kebutuhan sehari-hari dirinya mencari nafkah dari jasa memasak ditempat hajatan. “Kalau ada hajatan, saya selalu membantu dan uangnya buat makan di rumah. Kebetulan saya juga bisa ngurut dan alhamdulillah semingga dua kali suka ada lah, kemudian anak yang di Jakarta juga suka kirim ke sini, jadi kalau rezeki mah alhamdulillah ada aja,” ungkapnya. Ditanya bantuan pemerintah apakah sudah sampai ke rumahnya, kata Maemunah bantuan tersebut belum kunjung datang. “Ya, mudah-mudahan bantuannya segera datang,” pungkasnya. (Heri) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================