BOGOR TODAY – Ketua Yayasan Maju Anak Nusantara, Rizki Rianto menyebut, masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Bogor, harus menjadi perhatian utama bagi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor. Terlebih di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, jalur pendaftaran online selama pemberlakuan PSBB proporsional, harus diiringi pula dengan persiapan jaringan dan server yang memadai. “Perlu ada standar dan aturan yang jelas mengenai PPDB itu. Tak boleh sampai merugikan masyarakat hanya karena kurang sigapnya sosialisasi di lapangan menghadapi kebiasaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Rizki, Rabu (10/6/2020). Daerah pedesaan harus dioptimalkan dengan sosialisai yang masif. Masih harus disiapkan PPDB secara offline atau langsung dengan tetap menggunakan protokoler kesehatan yang berlaku. Karena sebagian masyarakat masih belum terbiasa dengan online. Selain itu, fasilitas yang ada juga belum memadai. Tidak semua sekolah maupun keluarga, punya fasilitas untuk mengakses pendaftaran secara online. Kalaupun dimaksimalkan lewat daring, sambung Rizki, Disdik harus mempersiapkan server yang kuat. Jika tidak, masyarakat pun akan kembali dirugikan dengan kendala itu. Ia menilai, Disdik Kabupaten Bogor sudah punya persiapan menghadapi PPDB tersebut. Hanya saja, kendala-kendala yang akan terjadi berkaitan jaringan harus siap diantisipasi.
BACA JUGA :  Cemilan Gurih dengan Ketan Bakar Telur, Dikmat Disantap Bersama Kopi
======================================
======================================
======================================