Inovasi Baru dari Kampung Nagrog, Selokan Disulap Jadi Kolam Ikan

Sebagai dukungan, pihaknya pun akan terus melakukan pembinaan kepada mereka, dan pembinaan tersebut sudah dikomunikasikan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor. “Terkait pembinaan sudah saya komunikasikan dengan DKPP, nanti akan ada penyuluh-penyuluh yang akan datang ke sini, Insya Allah seminggu sekali. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian warga,” terangnya. Sementara, Ketua Budidaya Ikan Alam Bebas, Jaya menjelaskan, awal terwujudnya budidaya ikan tawar, bermula dari kepeduliannya terhadap lingkungan, karena saluran irigasi yang saat ini dijadikan kolam ikan sering terjadi luapan air yang bersumber dari hulu irigasi yang disebabkan tumpukan sampah. “Awalnya sering terjadi luapan air di aliran ini, terbesit untuk membersihkan salurannya mulai dari hulu dimana titik penumpukan sampah berada, dan kemudian saya bersepakat untuk mendirikan perkumpulan warga untuk menjadikan saluran itu bermanfaat yaitu dengan dijadikannya tempat ikan alam bebas,” jelasnya. Dia menambahkan, membangun kolam ikan ini bersumber dari biaya swadaya masyarakat yang tergabung di kelompok budidaya ikan alam bebas. “Jumlah anggota kami ada 24 orang dan setiap minggu kita rutin mengumpulkan uang kas sebesar Rp10 ribu. Setelah dikumpulkan maka uang tersebut mencapai sekitar Rp 24 juta, dan kita bangun kolam ikan ini bersama-sama,” pungkasnya. (Heri)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================