Meski begitu, ia mengaku akan memperketat pemeriksaan beras berjenis medium itu sebelum didistribusikan ke sebanyak 40 kecamatan di-Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kualitas beras, seperti yang sempat menjadi kegaduhan pada pendistribusian beras bansos tahap pertama.
Ia menyarankan agar masyarakat mengembalikan beras berkualitas buruk ke pihak kelurahan atau desa, untuk ditukar dengan beras kualitas baik.
“Ketika diuji tanak, matangnya sudah layak konsumsi. Kalau nanti ada beras berkutu dan jelek tolong kembalikan ke lurah atau kepala desa,” katanya
. (Bambang Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================